Antaranews.com pada hari Senin 4 April 2022 pukul 16.25 WIB menyatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengutarakan bahwa produ...

NEWS: kembali Meningkat Produksi Perikanan Budidaya

 Antaranews.com pada hari Senin 4 April 2022 pukul 16.25 WIB menyatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengutarakan bahwa produksi perikanan budidaya kembali bangkit dibandingkan dengan tahun lalu. Industri perikanan budidaya mulai meningkat ditandai dari permintaan pakan yang tinggi," ungkap Direktur Jendral Perikanan Budidaya KKP TB Haeru Rahayu. Haeru Rahayu mengatakan bahwa produksi perikanan budidaya pada Januari sehingga April 2022 diperkirakan sebanyak 1,5 juta ton di seluruh wilayah Indonesia. Jenis-jenis hewan akuatik yang paling banyak dibudidaya yaitu nila, lele, mas, udang vaname, bandeng, dan patin. Stok perikanan budidaya dalam kondisi aman dalam memenuhi permintaan ikan di masyarakat selama bulan Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri. Begitu pula ketersediaan ikan laut di gudang penyimpanan dingin di pelabuhan Indonesia dengan jumlah mencapai 2,9 juta ton, sementara prognosa permintaan ikan di masysarakat sebanyak 2,2 juta ton bulan April hingga Mei 2022." tambah Haeru Rahayu.

https://www.antaranews.com/berita/2800689/kkp-produksi-perikanan-tangkap-budidaya-kembali-menggeliat
m.antaranews.com
https://www.antaranews.com/berita/2800689/kkp-produksi-perikanan-tangkap-budidaya-kembali-menggeliat 

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus maju, dan membuka kerjasama, serta investasi mullti stakeholder dengan mitra pembangunan yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan, dan pembangunan perikanan budidaya di Indonesia. Target kurun Tiga sampai Empat tahun ke depan, perikanan budidaya akan dikembangkan berbasis komoditas unggulan. KKP telah merencanakan pengembangan budidaya perikanan dalam dua terobosan besar yaitu pertama Pengembangan perikanan budidaya dengan komoditas berorientasi ekspor " tegas Haeru pada acara kompetisi inovasi perikanan budidaya AgResult dan WWF indonesia diterbitkan pada media online m.antaranews.com pada tanggal 27 Januari 2022 pukul 11.15 WIB.

KKP mencatat data untuk kebutuhan ikan pada bulan April sebanyak 1,26 juta ton, dan Mei 1,38 juta ton, atau totalnya sebanyak 2,64 juta ton. Sementara prognosa ketersediaan ikan pada April sebanyak 1,4 juta ton, dan Mei 1,6 juta ton atau totalnya 2,99 juta ton, Oleh karena itu, ketersediaan ikan pada bulan April dan Mei atau selama Ramadhan hingga Idul Fitri surplus 0,22 juta ton.


0 Comments: